Oleh: Muchtar Luthfi
Sejarah peradapan Barat memiliki perjalanan yang amat panjang dan berliku. Setelah sekian lama manusia Barat terkungkung dalam kebodohan akibat ulah mayoritas rohaniawan Kristen yang selalu mengatasnamakan agama dalam perilaku yang tidak sesuai dengan akal dengan berdalih sakralitas yang tidak bisa diganggu gugat, mereka mengadakan pemaksaan dogma-dogma sakralitas ke benak setiap manusia Barat. Pemerkosaan keyakinan dan pembunuhan intelektual, itulah kata ekstrim dalam menggambarkan situasi zaman itu. Masa kegelapan (dark ages), itulah istilah yang sering dipakai manusia Barat ketika mengingat masa suram abad pertengahan (Midle Ages, 325-1300). Tekanan demi tekanan yang dilakukan penguasa Gereja ibarat bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak dan membinasakan mereka. (lagi…)
Oleh: Nirwan Syafrin
Jika tidak hati-hati, filsafat bisa membawa dampak buruk bagi pemikiran Islam. Laksana obat, kadar dan cara penggunaannya harus tepat. Jika keliru, bisa berdampak negative. Sebut saja, misalnya, filsafat posmodernisme. Dalam beberapa dekade terakhir ini, filsafat posmodernis Perancis memberikan pengaruh yang cukup kuat dalam arus pemikiran Islam dan filsafat di belahan bumi yang sedang bergejolak saat ini seperti Maroko, Aljazair, dan Tunisia. Pengaruh tersebut dapat dilihat dari beberapa karya tulis yang terhasil dari tangan para cendikiawan dan pemikir negeri ini. Beberapa karya besar dari tokoh-tokoh posmodernis seperti Michel Foucault, Jacques Derrida, dan Paul Ricour sudah diterjemahkan kedalam Bahasa Arab.
Diantara karya Foucault tersohor yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah Archeology of Knowledge diterjemahkan oleh Salim Yafut dengan judul Hafriyat al-Ma’rifah. Mungkin terinspirasi dengan buku ini, Yafut-pun menulis buku dengan memakai istilah yang sama yaitu Hafriyāt al-al-Ma’rifah al-’Arabiyyah al-Islāmiyyah and Hafriyāt al-Istishrāq. Hafriyat disini bermaksud archeology, sebuah istilah yang dipopulerkan oleh Foucault dalam upayanya membongkar jaring-jaring (struktur) pemikiran filsafati Barat. Karya lainnya yang telah di-Arab-kan termasuk Discipline and Punishment Discipline and Punishment, dan The Orders of Things. Kehadiran Foucault dalam pemikiran Arab dengan baik di jelaskan oleh Zawawi Bughurah dalam karyanya yang berjudul Michel Foucault fi al-Fikr al-’Arabi al-Mu’asir (Beirut: Dar al-Tali’ah, 2001) (lagi…)
Oleh: Dr. Syamsudin Arif
Ketika ditanya apa itu filsafat, seorang mahasiswa menjawab singkat: filsafat itu mencari kebenaran. Dengan cara berpikir dan bertanya terus-menerus.Tentang segala hal: dari persoalan gajah sampai persoalan semut, dari soal hukum dan politik hingga soal moral dan metafisika,dari soal galaksi sampai soal bakteri. Kalau begitu, berarti filsafat itu ada dimana-mana. Memang benar, filsafat ada di Barat dan di Timur. Ada filsafat Yunani, filsafat India, filsafat Cina, filsafat Kristen, dan juga filsafat Islam. Inilah makna filsafat sebagai kearifan (sophia) dan pengetahuan (sapientia) yang dicapai manusia dengan akal pikirannya. (lagi…)
Majalah Der Spiegel dalam laporannya bertajuk “Demokrasi atau Dolar” menulis, “Barat di balik klaimnya mendukung demokrasi, berusaha menjual senjata dan mengeruk keuntungan besar.” Terbukti bahwa senjata dari negara-negara Barat pengklaim demokrasi itu memenuhi gudang persenjataan negara-negara diktator sahabat Barat baik yang telah terguling maupun yang masih berkuasa.
Bersandarkan pada kunjungan delegasi para pengusaha industri persenjataan Inggris ke Timur Tengah, Speigel menekankan bahwa tujuan kunjungan itu adalah menjual senjata kepada rezim-rezim diktator Arab. Para delegasi itu, sebulan lalu menyertai kunjungan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, ke negara-negara Arab di sekitar Teluk Persia. (lagi…)
Filed under: Berita
Menurut Kantor Berita ABNA, dibawah ini kami ulas perkembangan yang kini sedang terjadi di berbagai belahan Bangsa-bangsa Arab.
Libiya
Pertemuan wakil Obama dengan Qadhafi
Kurt Wildan waki Barack Obama mengumumkan bahwa atas undangan orang dekat Qadhafi serta perintah secara langsung dari pihak Obama dia telah pergi ke Libiya untuk melakukan pertemuan dengan Qadhafi. Wildan menambahkan, “Kantor Qadhafi mengirimkan surat undangan untuknya dan memintanya untuk datang ke Libiya, dia pun datang dengan pengawal khusus dan kedua belah pihak sama-sama mengetahui akan rencan ini.” (lagi…)
Filed under: Biografi
Yusuf al-Nabhani adalah ulama yang sangat alim, cerdas, wara’, pemberi hujjah, takwa, dan ahli ibadah. Ia selalu menyenandungkan cinta dan pujian untuk Rasulullah Saw dalam bentuk tulisan, kutipan,riwayat, karangan, dan kumpulan syair. Nama lengkapnya adalah Nasiruddin Yusuf bin Isma`il al-Nabhani, keturunan Bani Nabhan, salah satu suku Arab Badui yang tinggal di Desa Ijzim, sebuah desa di bagian utara Palestina, daerah hukum kota Haifa yang termasuk wilayah Akka, Beirut. (lagi…)
Filed under: Biografi
As-Syahid Murtadha Muthahhari adalah sedikit diantara kalangan ulama yang berjaya memadukan ciri-ciri keulamaan dan keintelektualan dalam satu kepribadian, di mana beliau bukan sekadar mendalami ilmu-ilmu Islam tradisional, malah turut fasih berbicara tentang mazhab-mazhab pemikiran Barat, lebih-lebih lagi tentang Bertrand Russell.
Memang, ini satu kelebihan yang mengagumkan! Tidak banyak tokoh yang berjuang, tetapi dalam masa yang sama mampu menekuni berbagai disiplin ilmu, dan Muthahhari adalah salah seorang darinya. Dan, hampir sebahagian besar waktu hidupnya dihabiskan demi merealisasikan sebuah negara yang bercitrakan Islam. (lagi…)
Filed under: Biografi
Nama lengkapnya adalah Muhyiddin Abu Zakariya Yahya bin Syaraf an-Nawawi. Ia dilahirkan di Nawa, desa kecil yang berada di daerah Hauran, Syria, pada pertengahan Bulan Muharram tahun 631 H.
Imam Nawawi saat berumur 19 tahun diajak bapaknya ke Damaskus, lalu menetap di Madrasah ar-Rawahiyyah untuk menuntut ilmu. Dalam waktu empat bulan setengah, ia sudah hafal kitab at-Tanbih (kitab fiqih). Lima bulan setengah setelahnya dia hafal seperempat kitab al-Muhadzdzab.
Setelah itu, Imam Nawawi bersama bapaknya pergi melaksanakan ibadah haji. Saat meninggalkan desa Nawa, ia terserang penyakit demam sampai ia berada di Arafah. Dalam kesempatan haji ini, ia bermukim di Madinah selama kurang lebih satu bulan setengah. (lagi…)
Oleh: Muhammad Rahmat
Dalam hidup ini manusia senantiasa bergelut dengan pertanyaan-pertanyaan filosofis dan praktis. Apa sesungguhnya hakikat dari kehidupan? Apakah kehidupan ini memiliki awal dan akhir? Dari mana manusia berasal? Untuk apa ia hidup? Dan akan kemana ia setelah kehidupan di dunia ini?. Beberapa pertanyaan ini hanyalah contoh dari beberapa pertanyaan filosofis yang sering diajukan oleh manusia. (lagi…)
Filed under: Download Buku
1. Manusia dan Takdirnya. Karya Murtadha Muthahhari.
Download: http://www.al-shia.org/html/id/pdf/4.pdf
2.Manusia dan Alam Semesta; Konsepsi Islam Tentang Jagad Raya. Karya Murtadha Muthahhari.
Download: http://www.al-shia.org/html/id/pdf/5.pdf (lagi…)






